Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HTML. Tampilkan semua postingan

Web design dan User Experience


Berbagai macam design web dan UX dapat kita temukan. Web design dan UX itu penting, pernahkan ketika kita membuka suatu website, kita tertarik membaca tulisan yang ada pada website tersebut meskipun tulisannya sedikit ?. Disitulah web design dan UX design digunakan, yaitu agar ketika orang membuka websitenya, mereka akan tertarik untuk membaca isi yang ada pada website tersebut.  Pada artikel kali ini penulis mencoba memberikan tips-tips pada design web dan UX. Tulisan ini bersumber dari pengalaman penulis sendiri selama mencoba pemrograman web.
1. Gambar sesuai ukuran layar
Ketika membuka suatu website dan kita disuguhi suatu gambar dengan resolusi tinggi dan ukuran sesuai ukuran layar browser seringkali gambar tersebut membuat kita terhenti dan fokus kepada gambar tersebut. Nah dari situ bisa diambil kesimpulan bahwa penggunaan gambar resolusi tinggi dan ukuran sesuai ukuran layar alias full akan memberi pengalaman yang baik untuk pengunjung website.

2. Mengarahkan user ke halaman yang tepat
Misalnya untuk website yang menawarkan suatu produk fashion, begitu user membuka halaman utama website dan melakukan scroll kebawah, berikan pilihan untuk mereka. Seperti fashion untuk cewek atau cowok. Tentu halaman yang mereka tuju berbeda tampilannya. Hal ini akan memberi pengalaman kepada user dimana mereka bisa "berpetualang" di website tersebut, rasa penasaran akan muncul dan tentu trafic yang tinggi untuk website tersebut.

3. Gunakan warna yang kontras
Dengan menggunakan warna yang kontras, tentu user mengerti elemen yang ada pada website. User tau mana yang tombol atau link, mana yang tulisan biasa. Carilah referensi warna yang cocok untuk website anda. Untuk kode warna bisa dilihat pada website w3schools.

4. Berikan navigasi yang menarik
Bagaimana memberikan navigasi yang menarik ?. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan style yang berbeda dengan tombol lain. Buatlah tombol yang bisa membuat user berpikir untuk menekannya. Misal suatu website memiliki deretan menu dan ada satu menu yang diberi warna background yang berbeda dan menggunakan kata-kata yang membuat user penasaran.

5. Menggunakan video pada website
Tips ini cocok untuk website yang menjual produk, dimana dibutuhkan kepercayaan dari pengunjung untuk melakukan transaksi. Disinilah video tersebut membangun kepercayaan untuk user agar melakukan transaksi.

6. Sticky menu / navigasi
Selalu tampilkan di layar tombol yang memudahkan user untuk bergabung kedalam website. Tombol tersebut dibuat dengan menggunakan kata-kata yang mempengaruhi user agar mereka bisa menikmati fitur lengkap yang ada pada browser.

7. Gunakan penggolongan yang tepat
Mungkin anda pernah membuka pinterest ? Pada situs tersebut, mereka menggunakan tampilan kartu untuk menampilkan konten websitenya. Hal ini menarik karena susunan kartu tidak beraturan namun memiliki jarak yang sama antar kartu. Hal ini memberikan pengalaman tersendiri untuk user.

Nah itu 7 tips untuk web design dan UX design yang menurut penulis bermanfaat untuk dicoba. Hal-hal diatas juga penulis dapatkan ketika mencari ide untuk mendesain suatu website. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Bahasa pemrograman dan semicolon


Dalam pemrograman, setiap akhir dari suatu perintah atau syntax, pasti diakhiri dengan titik koma ( ;). Memang tidak semua bahasa pemrograman menggunakan hal tersebut. Ketika mulai belajar pemrograman, titik koma atau semicolon akan ditemukan. Akan tetapi, ketika ada pertanyaan, kenapa diakhiri dengan titik komat atau semicolon ??

Nah jawaban yang didengar kadang beragam. Ada yang menjawab, "Hmm, ya itu karena bahasa pemrogramannya" atau "Memang seperti itu aturannya". Jawaban ini bisa dianggap benar, namun kurang tepat.

Dahulu, ketika bahasa pemrograman dikembangkan. Diperlukan suatu tanda untuk mengakhiri suatu statement atau pernyataan. Jadi kita bisa memasukkan pernyataan yang sangat panjang, sehingga menggunakan banyak baris dan jangan lupa dikakhiri dengan seicolon. Dahulu ketika harga memori sangatlah mahal dan pemprosesannya juga lama, maka program dibagi menjadi statement atau pernyataan terpisah. Maka digunakan suatu tanda untuk menandakan akhir dari statement itu. Setelah dicoba beberapa tanda, hal ini memunculkan kontradiksi dengan bahasa manusia. Contoh jika menggunakan koma ( , ) programmer bisa saja bingung antara bahasa pemrograman dan bahasa yang ia gunakan sehari-hari. Jika menggunakan titik ( . ) juga muncul kontradiksi karena seperti yang kita tau, tipe data real menggunakan titik walaupun dalam kesehariannya kita menggunakan koma untuk bilangan real atau desimal.

Maka diputuskan untuk menggunakan tanda semicolon atau titik koma. 

sumber : stackoverflow

Tag HTML yang umum digunakan dalam membuat suatu website


Hai, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang HTML. Analogi membuat website adalah seperti membangun rumah, tentu pertama kali membuat pondasi rumah, kemudian lantai, dinding, dan sebagainya. Ketika sudah berbentuk rumah, si pemilik bisa mengecat dan menghias rumahnya sesuai keinginannya sendiri. Nah apa hubungannya dengan membuat suatu web ? HTML adalah pondasi suatu website, sedangkan untuk menghiasnya menggunakan CSS. 

Tag HTML cukup banyak dan akan memakan waktu untuk mempelajarinya satu persatu, akan lebih baik mempelajari tag yang penting saja terlebih dahulu. Nah dalam artikel ini difokuskan dalam pembuatan layout suatu website, untuk tampilan layout adalah layout yang pada umumnya ada pada web-web yang sering kita lihat.

Yang pertama adalah <HTML>, dibaca tag HTML, tag ini digunakan untuk membungkus semua elemen yang kita buat. Didalam tag tadi dibagi jadi dua bagian yang pertama bagian kepala dan yang kedua bagian badan, tidak akan sulit mengingatnya pasti. Yaitu <head> dan <body> lah dua bagian tadi.

<head> adalah tempat untuk menjelaskan apa saja yang ada pada body seperti warna elemen pada body apa saja. Kita simpan itu untuk artikel selanjutnya. Pada bagian body biasanya terdiri atas <header>, <nav>, <main>, <sidebar>, dan <footer>. Pada tag header biasanya tempat untuk judul website, tag nav untuk menu-menu website, main untuk isi website itu sendiri, sidebar adalah tempat widget-widget yang bisa difungsikan untuk website, dan footer adalah bagian bawah website yang biasanya berisi tulisan copyright. Berikut gambaran layout yang umunya digunakan.


Nah, selanjutnya beberapa tag yang digunakan di dalam tiap bagian tersebut :
<h1> : tag ini adalah untuk penulisan judul, angka tersebut bisa diganti dengan angka dari 1-6.
<p> : tag p (paragraph). Tentu mudah sekali untuk mengingat fungsinya.
<a> : tag ini digunakan untuk membuat link yang bisa mengarahkan ke luar atau ke dalam website.
<div> : tag ini tidak memiliki maksud apa-apa, hanya untuk membungkus. Tag ini sangat bermanfaat ketika kita sudah menggunakan CSS.

Cukup itu dulu tag yang saya jelaskan meskipun banyak tag lainnya. Tapi secara umum itulah yang terlihat ketika kita melihat suatu website. Semoga bermanfaat terimakasih.

Most Popular